Pembelajaran Daring Solusi Terbaik Di Tengah Wabah Covid-19

Spread the love
Totok Haryanto, SE, MM (Praktisi Pendidikan)

Mengutip dari REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menegaskan, bencana pandemi virus corona SARS-CoV2 (Covid-19) di tanah air membuat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas terpaksa ditiadakan. Meski murid-murid sekarang belajar dari rumah, bukan berarti kegiatan belajar mengajar 100 persen dilakukan secara dalam jaringan (daring).

Karena itu, pihaknya meminta para guru dan peserta didik supaya bisa beradaptasi dengan pembelajaran yang menggunakan sistem daring. Disatu sisi, Menteri menegaskan belajar dari rumah bukan berarti 100 persen diterapkan menggunakan sistem online. Pengumpulan tugas bisa dilakukan dengan cara lain, misalnya cara diantar, dijemput, dikirim atau tugas siswa dalam bentuk esai dikirimkan melalui email. Beliau juga menambahkan , sistem ini juga membuat guru yang gagap teknologi terpaksa mencobanya dan berani keluar dari zona nyaman dengan kebiasaan konvensionalnya.

Pada pendidikan tinggi, masyarakat Indonesia hampir semua mengetahui bahwa Universitas Terbuka sebagai perguruan tinggi negeri yang mampu menjadi pelopor penerapan sistem pembelajaran dalam jaringan (daring). Universitas Terbuka di usia ke-36 saat ini telah berhasil membuktikan bahwa dengan menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh berbasis online mampu menjangkau pendidikan anak bangsa hingga ke seluruh pelosok negeri bahkan luar negeri. Di tengah-tengah munculnya wabah covid-19 yang saat ini sedang melanda dunia termasuk Indonesia, Universitas Terbuka dapat dijadikan contoh untuk menjadikan perguruan tinggi melek teknologi. Dalam artian, mulai sistem pembelajaran sampai ujian dilaksanakan secara daring.

Politeknik Kesehatan Kemenkes Tanjungpinang sebagai lembaga penyelenggara pendidikan kedinasan profesional tenaga kesehatan yang dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No.1988/MENKES/PER/IX/2011 tanggal 27 September 2011 seraya tidak mau ketinggalan dengan apa yang telah dilakukan oleh Universitas Terbuka. Jauh sebelum munculnya wabah covid-19 di tanah air, Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang telah memberikan pelatihan terhadap seluruh tenaga dosen untuk mempraktekkan sistem pembelajaran dalam jaringan (daring). Virtual Learning Poltekkes Kemenkes (VILEP) adalah portal layanan e-learning di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) yang terintegrasi di bawah koordinasi Pusat Pendidikan SDM kesehatan, Badan PPSDM Kesehatan. Seperti yang dituturkan oleh salah seorang dosen mata kuliah aplikasi komputer dan teknologi informasi, Hemat Junaedi, M.Kom. Beliau di Kampus Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang mengajar pada prodi kesehatan lingkungan, keperawatan dan kebidanan. Selama terjadinya wabah covid-19 di Indonesia dalam hal proses perkuliahan di kampus tersebut nyaris tidak mengalami kendala teknis. Bahkan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang sebagai bagian dari generasi millenial sangat menyambut antusias dengan penerapan sistem pembelajaran dalam jaringan (daring). Bahkan mahasiswa yang berada di kabupaten Natuna sebagai peserta terjauh sekalipun dapat terhubung karena daerah tersebut sudah dapat dijangkau dengan jaringan berbasis luas. Namun kata dosen pemilik junandersan youtube channel tersebut, masih ada sedikit kendala non teknis yang kadang-kadang muncul saat pelaksanaan pembelajaran daring. Misalnya saja saat hujan dan petir maka menyebabkan jaringan putus dan suara tidak jelas.

Pada jenjang pendidikan menengah di Provinsi Kepulauan Riau juga sedang berupaya responsif dan adaptif terhadap arahan dari Kementerian Pendidikan melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau yang dinahkodai oleh Dr. Muhd. Dali, MM. Meskipun dunia dan Indonesia sedang berduka menghadapi musibah covid-19, namun dunia pendidikan tidak boleh berhenti untuk berinovasi. Menurut keterangan yang disampaikan oleh Suhono, S.Pd Kepala SMK Negeri 1 Gunung Kijang melalui jaringan whatsApp kepada penulis. Menurutnya hampir seluruh SMA dan SMK di Provinsi Kepulauan Riau sedang menerapkan sistem pembelajaran dalam jaringan (daring). Dengan pembelajaran daring ini memberikan tantangan tersendiri bagi para guru untuk lebih giat belajar teknologi dan tentunya juga didukung dengan kemampuan berliterasi. Seperti yang telah dilakukan oleh SMA Negeri 1 Tanjungpinang di bawah pimpinan Dr. Imam Syafi’i, S.Pd,M.Si. Seluruh guru di sekolah tersebut diberikan pelatihan intensif bagaimana menggunakan media daring dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas maya. Melalui aplikasi LMS SMAN 1 Tanjungpinang, semua guru bisa membuat konten-konten bahan pembelajaran dalam bentuk power point dan lainnya serta diuppload ke aplikasi tersebut. Tetap mengacu pada silabus dan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) maka guru mulai membuat materi tugas bisa dalam bentuk esai maupun tugas makalah dengan ranah berpikir siswa yang cukup tinggi. Sesuai dengan batas waktu yang ditentukan dan semuanya telah otomatis terprogram oleh sistem aplikasi LMS, siswa melakukan umpan balik dengan menguppload tugas sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Berdasarkan penjelasan dari guru bidang sains yang tidak bersedia disebutkan namanya. Hasil laporan capaian pembelajaran daring dengan jumlah siswa sebanyak 174 orang maka yang aktif (login) dan mengumpulkan tugas tepat pada waktunya sebanyak 170 orang. Dengan demikian sejumlah ± 98 persen siswa berhasil aktif mengikuti pembelajaran sistem daring. Sedangkan sisanya yang belum aktif karena kendala sinyal/ jaringan dan sebagainya. Sebagai pendidik tentu tetap ada proses pendampingan khususnya bagi siswa yang belum aktif sehingga kedepannya akan mencapai 100 persen. Bagi siswa yang bertempat tinggal di daerah pulau pelosok perlu ada kebijakan tersendiri sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan. Meskipun selama covid-19 siswa belajar di rumah dan guru mengajar dari rumah dengan sistem daring, maka ada alternatif cara lain seperti cara antar tugas atau kirim tugas face to face dengan gurunya. Tentunya tetap menjaga jarak 2 (dua) meter dan memakai masker sesuai dengan himbauan dari Pemerintah.

Penulis sebagai praktisi pendidikan di Provinsi Kepulauan Riau senantiasa berdoa semoga Tuhan Yang maha Esa segera menyudahi wabah covid-19 sehingga seluruh aspek kehidupan akan berjalan normal kembali. Kepada seluruh masyarakat Provinsi Kepulauan Riau diharapkan tetap mematuhi himbauan dari pemerintah daerah untuk tetap melaksanakan physical distancing dan social distancing sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.***

Ditulis Oleh : TOTOK HARYANTO, SE.,MM (Praktisi Pendidikan)

One Comment on “Pembelajaran Daring Solusi Terbaik Di Tengah Wabah Covid-19”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *