KEPRI (DISDIK) — Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau kembali menggelar Apel Senin pagi sebagai bentuk peningkatan kedisiplinan, komunikasi, serta mempererat silaturahmi antarpegawai. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan apel kantor Disdik Kepri pada Senin (28/07), dimulai pukul 07.30 WIB.
Apel kali ini dipimpin oleh Tonny Dermawan, S.Sos., dengan pembina apel Dienovinky Sulandhi, S.Sos., M.M. Bertindak sebagai pembawa acara yakni Sari Maharani, A.Ma. serta pembaca doa Indra Gunawan. Petugas apel berasal dari Bidang Pembinaan SMK.
Dalam arahannya, Kabid Pembinaan SMK menyampaikan beberapa poin penting. Salah satunya adalah pelepasan kontingen Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional yang telah dilaksanakan pada Minggu, 27 Juli 2025. Sebanyak 42 siswa dari berbagai SMK di Provinsi Kepri akan mewakili daerah dalam 35 cabang lomba di ajang LKS Nasional yang berlangsung di Jakarta dan Depok, Jawa Barat, dari tanggal 27 Juli hingga 2 Agustus 2025.
"Doakan anak-anak kita agar dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama Provinsi Kepri di tingkat nasional," ujar Kabid SMK dalam sambutannya.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kantor. “Mohon kerja sama kita semua. Bagi yang merokok, buanglah puntung rokok pada tempatnya. Jika melihat sampah, mari kita sama-sama memungut. Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Apel Senin ini juga dirangkaikan dengan prosesi pelepasan tiga pegawai Disdik Kepri yang memasuki masa purna bakti, yakni Budi Susilo, S.Pd., Drs. Yuliasri, dan Sugito, S.Pd., M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Budi Susilo menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas dukungan seluruh rekan kerja selama masa tugasnya.
“Selama saya di sini, semuanya adalah keluarga. Semoga purna bakti ini tidak mengurangi rasa kekeluargaan di antara kita. Saya mohon diri dan menyampaikan salam hormat kepada Bapak Kadis dan seluruh rekan. Semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan dan perlindungan oleh Allah SWT,” ucapnya penuh haru.
Sebagai pengingat, pelaksanaan Apel Senin di lingkungan Disdik Kepri juga diikuti dengan presensi digital melalui aplikasi Siap Kepri yang mewajibkan titik lokasi dan swafoto dengan latar peserta apel. Ketidakhadiran atau pelanggaran presensi akan berdampak pada pemotongan TPP bagi ASN dan penghasilan bagi non-ASN.
Kegiatan apel ditutup dengan semangat kebersamaan dan rasa syukur atas pengabdian para pegawai yang purna tugas.
Editor : Abidin