KEPRI (DISDIK) – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan Bimbingan Teknis Penyebarluasan Bursa Kerja Khusus (BKK) untuk SMK, bertempat di Golden View, Kota Batam 9/12/2024.
Kegiatan ini berlang bertujuan memperkuat peran SMK dalam menjembatani lulusan dengan dunia kerja.
Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Suhono, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa program ini bertujuan memastikan lulusan SMK memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), baik secara nasional maupun internasional.
"Kami ingin memastikan bahwa SMK di Kepri mampu mencetak lulusan yang adaptif dan inovatif, serta meningkatkan angka serapan tenaga kerja dari alumni SMK," ujar Suhono.
Dalam bimbingan teknis ini, peserta diberikan berbagai materi untuk mendukung pengelolaan BKK di SMK, termasuk:
- Pengurusan Surat Tanda Daftar BKK.
- Strategi penyebarluasan BKK di lingkungan sekolah.
- Upaya meningkatkan kinerja BKK dalam menyerap tamatan SMK di dunia kerja.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membantu SMK untuk mengelola data alumni dan memonitor tingkat keserapan lulusan di berbagai sektor industri.
Sebanyak 45 peserta yang terdiri atas Kepala SMK dan Ketua BKK dari 7 kabupaten/kota di Provinsi Kepri mengikuti kegiatan ini. Peserta bertanggung jawab atas biaya transportasi, sementara panitia menyediakan fasilitas ruang pertemuan dan konsumsi.
Kegiatan ini didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pendidikan. Alokasi anggaran ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan vokasi dan menekan angka pengangguran di kalangan alumni SMK.
Bimbingan teknis ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan vokasi di Kepri, sekaligus mendorong pengelolaan Bursa Kerja Khusus SMK yang lebih optimal. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan tamatan SMK di Provinsi Kepri semakin kompetitif di dunia kerja (tim).
Editor: Abidin