Dinas Pendidikan Kepri dan Barenlitbang Gelar Sosialisasi dan Pendataan Inovasi Daerah

06 Februari 2026, 18:13 WIB 169 kali dibaca
Kategori : Disdik
Kontributor Foto: Aisyah

KEPRI (DISDIK) – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Barenlitbang) Provinsi Kepulauan Riau menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pendataan Inovasi Daerah. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat Eselon II dan Eselon III di lingkungan Dinas Pendidikan dan Bappeda Provinsi Kepri, termasuk Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, serta Tim Inovasi Daerah.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal dalam mendukung pelaporan serta meningkatkan Indeks Inovasi Daerah (IID) Provinsi Kepulauan Riau. Tujuan utamanya adalah menggali potensi inovasi yang ada di setiap perangkat daerah sekaligus menyamakan pemahaman terkait 20 indikator Sistem Data Inovasi (SDI).

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya peran aktif seluruh unit kerja dalam mendorong lahirnya inovasi yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen untuk mendukung penguatan inovasi daerah, khususnya di sektor pendidikan. Melalui kegiatan sosialisasi dan pendataan ini, kami berharap seluruh unit kerja dapat lebih aktif mendokumentasikan dan melaporkan inovasi yang telah dilaksanakan, sehingga berdampak nyata terhadap peningkatan Indeks Inovasi Daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa inovasi tidak hanya sebatas menciptakan program baru, tetapi juga mencakup penyempurnaan layanan, tata kelola, dan pemanfaatan teknologi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini tidak terlepas dari tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks dan menuntut solusi yang inovatif, adaptif, serta berkelanjutan. Inovasi daerah dipandang sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong daya saing daerah, serta mendukung pencapaian target pembangunan daerah dan nasional.

Dalam forum tersebut juga dibahas pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kabupaten/kota, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dalam pengembangan inovasi daerah.

Sejumlah tantangan turut mengemuka, di antaranya masih banyak inovasi yang belum terdokumentasi dan terlaporkan secara optimal, pemahaman terhadap regulasi yang belum merata, serta kolaborasi lintas sektor yang belum maksimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan peran Barenlitbang sebagai koordinator inovasi daerah melalui pembinaan dan pendampingan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh instansi, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, dapat berpartisipasi aktif sehingga jumlah dan tingkat kematangan inovasi daerah meningkat serta memberikan dampak positif terhadap Indeks Inovasi Daerah dan pencapaian Innovation Government Award (IGA).

 

Editor: Ependi Abidin, S.S