Disdik Kepri Gelar Lomba Keterampilan Siswa Nasional (LKSN) Pendidikan Khusus Provinsi Kepri 2025

25 Juli 2025, 05:00 WIB 179 kali dibaca
Kategori : Disdik
f/ist

KEPRI (DISDIK)— Semangat vokasi dan semangat inklusivitas berkobar di Kota Tanjungpinang saat Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau  resmi membuka  Lomba Keterampilan Siswa Nasional (LKSN) Pendidikan Khusus Tahun 2025, bertempat di Hotel Aston.

Kegiatan ini menjadi panggung inspiratif bagi peserta didik berkebutuhan khusus dari berbagai SLB di seluruh wilayah Kepri.

Dengan mengusung tema “Talenta Vokasi Memajukan Bangsa,” ajang ini diselenggarakan untuk menggali, menumbuhkan, dan menyalurkan potensi keterampilan peserta didik penyandang disabilitas melalui sembilan bidang lomba, di antaranya tata kecantikan, tata boga, membatik, kriya kayu, dan teknologi informasi.

Membacakan  Sambutan Kepala Dinas Pendidikan provinsi Kepri, Dr. Andi Agung, S.E.,M.M sekaligus mewakili, Kegiatan di buka secara resmi oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus Ibu Siti Hidayati Rochmah, S.Sos., M.Ec.Dev

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini secara luring, yang memungkinkan para peserta dan pendamping untuk bertatap muka, berinteraksi, dan saling menginspirasi.

 “LKS Disabilitas ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi tentang mewujudkan kesetaraan peluang, memberdayakan potensi, serta menumbuhkan semangat inklusi di tengah masyarakat. Ini juga bagian dari komitmen kita untuk mempersiapkan generasi muda penyandang disabilitas yang siap bersaing di dunia kerja,” tutur Kepala Dinas.

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk panitia penyelenggara, dewan juri, dan para pendamping. Dalam arahannya, ia menekankan agar seluruh tahapan lomba dilakukan berdasarkan  petunjuk teknis resmi  dari Balai Pengembangan Talenta Indonesia Kemdikbudristek, guna memastikan kelayakan peserta terpilih untuk melaju ke tingkat nasional.

 “Saya berharap prinsip keadilan, transparansi, akuntabilitas, dan penghargaan terhadap keberagaman menjadi fondasi utama pelaksanaan lomba ini,” tegasnya sebelum secara resmi membuka kegiatan.

Ketua Panitia pelaksana Heri Hefrizal, S.Sos  dalam Laporanya menyampaikan bahwa total peserta berjumlah 76 orang, terdiri dari 38 peserta dan 38 pendamping  dari berbagai SLB Negeri dan Swasta se-Kepulauan Riau.

Kegiatan ini mencakup 5 cabang keterampilan utama yang dipertandingkan secara berjenjang dari provinsi hingga nasional. Tujuannya antara lain membangun rasa percaya diri, mengembangkan minat dan bakat, serta menumbuhkan sikap toleransi dan sportivitas antar peserta didik.

“Kami berharap kegiatan ini mampu memantik motivasi serta menjadi ajang untuk menggali potensi luar biasa yang dimiliki oleh siswa-siswa luar biasa ini,” ujar Heri.

Kesembilan bidang lomba yang dipertandingkan:

1. Hantaran

2. Tata Kecantikan

3. Kreasi Barang Bekas

4. Kriya Kayu

5. Membatik

6. Tata Busana

7. Merangkai Bunga

8. Tata Boga

9. Teknologi Informasi

Penilaian lomba dilakukan oleh tim juri profesional yang berasal dari berbagai institusi: Kanwil Kemenag Kepri, sekolah kejuruan, LKP, dunia industri, hingga konsultan keterampilan.

Dinas Pendidikan Kepri berharap, selain menjadi ajang kompetisi, LKSN ini menjadi simbol harapan dan kebersamaan dalam membangun masa depan yang lebih inklusif dan berkeadilan. Juara dari tingkat provinsi ini nantinya akan mewakili Kepri di tingkat nasional (tim).



Editor   : Abidin
Sumber: Kabid Pembinaan Pendidikan Khusus Ibu Siti Hidayati Rochmah, S.Sos., M.Ec.Dev

 

 

Editor: Agam Yusliman