KEPRI (DISDIK) – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau menggelar rapat pemaparan draf Petunjuk Teknis (Juknis) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 sekaligus pembahasan Rencana Daya Tampung (RDT), Kamis (26/2/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara luring di ruang rapat Disdik Kepri dan daring melalui Zoom ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Andi Agung, SE., M.M serta dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan Kepri, Siti Hidayati Rochmah, S.Sos., M.Ec.Dev, para kepala bidang, kepala cabang dinas pendidikan se-Kepri, pengawas sekolah, serta Tim SPMB 2026.

Dalam sambutannya, Dr. Andi Agung menegaskan bahwa penyusunan Juknis SPMB 2026 harus dilakukan secara cermat, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, sistem penerimaan murid baru bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi pintu masuk utama dalam menjamin pemerataan akses dan mutu pendidikan di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

“SPMB harus kita siapkan dengan matang. Prinsipnya adalah objektif, transparan, adil, dan tidak diskriminatif. Kita ingin memastikan seluruh anak-anak Kepri mendapatkan kesempatan pendidikan yang setara sesuai dengan daya tampung yang tersedia,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara Juknis dan Rencana Daya Tampung (RDT) agar pelaksanaan di lapangan tidak menimbulkan persoalan. Penentuan daya tampung, menurutnya, harus mempertimbangkan kondisi riil sekolah, ketersediaan ruang belajar, jumlah guru, serta sebaran calon peserta didik di masing-masing wilayah.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kepri, Siti Hidayati Rochmah, turut memberikan dukungan terhadap penyempurnaan draf Juknis tersebut. Ia berharap seluruh jajaran, mulai dari bidang hingga cabang dinas, dapat memberikan masukan konstruktif agar regulasi yang dihasilkan benar-benar aplikatif dan mudah dipahami oleh masyarakat.
Rapat ini menjadi langkah awal dalam finalisasi kebijakan SPMB Tahun 2026 sebelum ditetapkan secara resmi. Dengan pembahasan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, Disdik Kepri optimistis pelaksanaan SPMB tahun depan dapat berjalan lebih tertib, lancar, dan minim kendala.
Melalui forum ini, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan, khususnya dalam proses penerimaan murid baru yang menjadi perhatian publik setiap tahunnya.