Disdik Kepri Gelar Rakor Tracer Study SMK 2024

23 Oktober 2024, 16:02 WIB 59 kali dibaca
Kategori : Disdik
foto bersama usai Kegiatan-f/ist

KEPRI (DISDIK) – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tracer Study SMK Tahun 2024. Acara ini dibuka secara resmi oleh Pjs Wali Kota Batam, Dr. Andi Agung, SE., M.M. bertempat di Hotel Golden View, Jl. Bengkong Laut, Batam, pada Kamis, 24 Oktober 2024.  

Rakor ini bertujuan memastikan kelancaran pengisian aplikasi Tracer Study untuk alumni lulusan tahun 2023, yang dijadwalkan berakhir pada 15/11/ 2024. Acara ini dihadiri oleh kepala sekolah SMKN dan SMKS beserta Ketua BKK di tiap-tiap SMK  negeri dan swasta se-Provinsi Kepulauan Riau.  

Dalam kegiatan ini, narasumber dari Direktorat Mitras DUDI Ditjen Vokasi Kemendikbudristek Jakarta Dr. Sulistiyo Mukti Cahyono, SE., M.B.A memberikan pemaparan terkait dasar hukum dan prosedur pelaksanaan Tracer Study. Tracer Study sendiri ditekankan sebagai upaya penting untuk mengevaluasi keberhasilan sekolah dalam mempersiapkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja.  

Setelah sesi pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Para peserta berdiskusi hangat mengenai berbagai aspek Tracer Study, seperti metode pengumpulan data hingga analisis hasil. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya perhatian terhadap pengelolaan data lulusan.  

Tracer Study adalah survei yang dilakukan untuk memantau dan mengevaluasi perjalanan karier serta kondisi lulusan dari suatu lembaga pendidikan. Informasi yang diperoleh melalui Tracer Study sangat bermanfaat, baik bagi lembaga pendidikan, dunia usaha, maupun industri.  

Manfaat dan Tujuan Tracer Study:  

1. Mengevaluasi hasil pendidikan

2. Mengetahui hubungan antara pendidikan dan dunia kerja  

3. Menilai relevansi pendidikan dengan kebutuhan industri  

4. Mengidentifikasi kompetensi alumni

5. Membangun database alumni  

6. Mengetahui kesesuaian kurikulum dengan pasar kerja  

7. Memenuhi kriteria akreditasi 

Dengan hasil Tracer Study, lembaga pendidikan dapat memperbaiki sistem pembelajaran dan kurikulum agar lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Di sisi lain, dunia usaha dan industri dapat menggunakan data ini untuk menyusun program pelatihan yang relevan bagi pencari kerja baru.  

Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan data lulusan SMK (tim).

 

 

Editor: Abidin

 

Editor: Agam Yusliman