KEPRI (DISDIK) – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Disdik Kepri) menerima kunjungan dari Kepala Cabang Mandiri Taspen Tanjungpinang, Made Pasek Dwi Nadi Astawa, Rabu (9/7).
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka silaturahmi sekaligus sosialisasi dan konsultasi terkait permasalahan teknis pensiunan, khususnya di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.
Tim dari Mandiri Taspen disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Dr, Andi Agung, S. E., M.M dalam Hal ini diwakili oleh Anjar Tamimy (Analis SDM Aparatur Ahli Pertama), Raja Munarni, S.Sos., Novia Ayu Lestari, dan Dwi Yunarti.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Mandiri Taspen menyampaikan sejumlah kendala yang kerap dihadapi dalam proses pengurusan pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai dari keterlambatan proses administrasi hingga hambatan birokrasi yang cukup rumit.
Menanggapi hal tersebut, Disdik Kepri menyambut baik sosialisasi ini dan menyatakan komitmennya untuk menjalin koordinasi yang lebih erat dengan Mandiri Taspen dan instansi terkait, termasuk Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
“Permasalahan pensiun ini perlu diselesaikan secara kolaboratif. Kami menyarankan agar semua pihak saling berkoordinasi, termasuk dengan BKD, untuk memangkas hambatan birokrasi yang sering kali memperlambat proses pensiun,” ujar salah satu perwakilan Disdik Kepri.
Di akhir pertemuan, Disdik Kepri juga memberikan saran agar sosialisasi semacam ini dilakukan secara lebih luas dan terjadwal. Hal ini diyakini akan mempermudah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam memahami dan mengurus proses pensiun para pegawainya secara lebih efisien dan tepat waktu.
“Kami berharap ada sosialisasi lanjutan yang menyeluruh kepada seluruh pegawai disdik termasuk guru dan tendik dan pegawai di satuan pendidikan. Dengan begitu, keterlambatan pengurusan pensiun bisa diminimalkan,” tutup perwakilan Disdik.
Langkah ini menjadi awal yang baik untuk meningkatkan pelayanan kepegawaian dan memastikan hak-hak pensiunan ASN dapat terpenuhi secara optimal (tim/din).
Editor : Abidin