Kadisdik Andi Agung Menjadi Narasumber Pembahas Gerakan Transformasi Pembelajaran Direktorat SMA

08 November 2023, 22:00 WIB 918 kali dibaca
Kategori : Disdik
Kadisdik Kepri Dr.Andi Agung, S.E.,M.M Menyampaikan Sambutan -f/Randi

TANJUNGPINANG – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Dr. Andi Agung, S.E., M.M Menjadi Narasumber Pembahas dalam Kegiatan Gerakan Transformasi Pembelajaran Direktorat Sekolah Menengah Atas Rabu, 08 November 2023 di CK Hotel Tanjungpinang.

Gerakan Transformasi Pembelajaran merupakan gerakan kolaborasi antara sekolah, pemerintah daerah dan Direktorat Sekolah Menengah Atas dalam upaya melakukan transformasi proses dan hasil belajar siswa. Pada tahun 2023, gerakan ini dilaksanakan secara terbatas di Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Andi Agung menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pendidikan Sedang terus mengupayakan peningkatan kualitas pembelajaran dan secara berkelanjutan melaksanakan Implementasi Kurikulum Merdeka. 

Proses ini merupakan bagian penting dari transformasi pembelajaran di daerah yang sedang didorong oleh Kementerian  Pendidikan,    Kebudayaan,  Riset,   danTeknologi Republik Indonesia.

Melalui Permendikbud Nomor 262/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Merdeka dirancang untuk mendorong pembelajaran yang lebih mendalam dan sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik. 

Kurikulum Merdeka juga mendorong tenaga pendidik dan Kepala Sekolah untuk menyusun Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) yang sesuai dengan konteks dan kebutuhannya. 

“Dengan demikian kurikulum merdeka menjadi kendaraan untuk menerapkan secara lebih luas berbagai praktik baik pembelajaran literasi, numerasi, dan karakter yang berpusat pada peserta didik.” Sampai Andi Agung.

Lanjutnya, Secara  tertib  administrasi,  Bidang  Pembinaan  SMA,  Bidang Pembinaan SMK, dan Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus terus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap satuan pendidikan dalam menyusun dokumen kurikulum yang memuat struktur kurikulum, perangkat pembelajaran, peraturan akademik, dan kalender pendidikan setiap tahun. 

Andi Agung Juga menyampaikan bahwa Keberadaan dokumen kurikulum satuan pendidikan tersebut memang menjadi hal yang sangat penting, bahkan pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau sejak bulan September sampai dengan November 2023 ini juga sangat konsentrasi memeriksa Standar Pelayanan Minimal (SPM) di setiap satuan pendidikan, dimana di dalamnya salah satunya adalah dokumen kurikulum tersebut.

Kondisi geografis Kepulauan Riau dengan  berupa wilayah lautan dan sisanya hanya sekitar 4% merupakan wilayah daratan tentunya menghadirkan segudang kendala juga hambatan dalam upaya melaksanakan proses pembelajaran yang berkualitas di satuan pendidikan (SMA/ SMK/ SLB). 

Salah satu tantangan besar dalam pendidikan di Kepulauan Riau adalah masih adanya kesenjangan, baik dari sisi ketersediaan dan kualitas layanan pendidikan maupun dari kualitas hasil pembelajaran. Kesenjangan bisa terjadi antar daerah, bahkan bisa ditemukan dalam satu wilayah kabupaten/ kota. 

Misalnya saja akses pelayanan pendidikan yang masih dirasakan mengalami keteninggalan adalah di Kabupaten Anambas dan Natuna. Kondisi geografis kedua daerah tersebut memang sangat jauh dari Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau yaitu Kota Tanjungpinang. 

Ditambah lagi dengan kondisi cuaca ekstrim di musim-musim tertentu, ketersediaan jaringan internet, fasilitas transponasi laut yang kondisinya juga belum sebagus kabupaten/ kota lainnya sepeni Batam, Bintan, Tanjungpinang, Karimun, dan Lingga. Untuk mengurangi kesenjangan layanan pendidikan tersebut.

 Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau telah menggelontorkan sejumlah anggaran pendidikan dari APBD untuk biaya bantuan transportasi darat dan laut sejak awal tahun 2022 IaIu.

Dalam proses transformasi pendidikan di daerah, tentunya peran strategis dari tenaga pendidik adalah sebagai kunci pembangunan manusia dalam keberlangsungan pendidikan sekaligus pengurai kendala/ hambatan yang masih terjadi di daerah . Strategi kolektif kolegial melalui inisiatif Pengawas Pembina, Kepala Sekolah, dan Pendidik diharapkan akan mampu membuktikan secara efektif dalam menghambat terjadinya learning loss yang berpeluang lebih parah. 

Peran pendidik akan menjadi lebih kuat apabila adanya dukungan dari pemerintah daerah, orangtua, dan komunitas masyarakat yang tergabung dalam suatu ekosistem pendidikan di daerah. Hasilnya yang telah dapat dirasakan adalah Indek Pembangunan Manusia di Provinsi Kepulauan Riau meraih predikat terbaik se-wilayah Sumatera sekaligus nomor urut 4 nasional di tahun 2022 IaIu.

Kerjasama dan sinergitas antara Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau dengan BPMP Kepulauan Riau terus seiring dan sejalan dalam memberikan pembinaan dan pendampingan terhadap para pendidik di daerah melalui KOMBEL (Komunitas Belajar). Sampai dengan saat ini, kita masih ada 4 Komunitas Belajar yang sudah terdata di Platform Merdeka Mengajar (PMM). Jumlah ini masih relatif sedikit, sehingga ke depannya pemerintah daerah masih perlu memberikan dorongan/ motivasi yang lebih serius lagi kepada para pendidik agar lebih secara masif dapat mengaktifkan Komunitas Belajar dengan jumlah yang lebih banyak lagi.

Selain keberadaan pendidik dituntut terus melakukan inovasi pembelajaran, seorang Kepala Sekolah di setiap satuan pendidikan di Provinsi Kepulauan Riau juga terus didorong untuk melakukan aktivitas berbagi praktik baik dengan Kepala Sekolah lainnya. 

Sebagai contoh Kepala SMA Negeri 1 Bintan Timur Kabupaten Bintan melalui program pembelajaran kewirausahaan, pada hari Jumat 03 November 2023 baru-baru ini telah diresmikan oleh Gubernur Kepulauan Riau acara pembukaan penyediaan air siap minum dengan memanfaatkan TTG (Teknologi Tepat Guna) di dalam lingkungan sekolah. 

Selanjutnya SMA Negeri 1 Teluk Sebong Kabupaten Bintan yang mempunyai lokasi dengan banyaknya pepohonan besar yang sangat rindang berhasil beternak lebah madu kelulut sebagai salah satu workshop kewirausahaan para peserta didiknya. 

Selain di Kabupaten Bintan, ada SMA Negeri 25 Batam yang sangat minim sekali ketersediaan sarana dan prasarananya, tetapi karena Kepala Sekolahnya sangat kreatif maka sekolah tersebut mampu berkebun berbagai jenis simplisia tanaman obat di apotik hidup sekolah. 

Rimpang yang dihasilkan dari tanaman obat tersebut IaIu diolah oleh para peserta didik melalui pembelajaran praktik kewirausahaan sekolah menjadi berbagai produk herbal yang sangat baik untuk kesehatan. 

Bahkan SMA Negeri 1 Singkep Kabupaten Lingga, pada tahun 2022 IaIu peserta didiknya mampu meraih juara 1 internasional pada ajang perlombaan Entrepreneurship Sains se-Asia Tenggara dengan mengolah produk minuman kopi anti diabetes. Selain prestasi peserta didik di bidang kewirausahaan, masih banyak lagi prestasi di bidang cabang olahraga beladiri tingkat nasional dan internasional, duta lingkungan tingkat nasional dan internasional melalui ajang presentasi projeck lingkungan dan lain sebagainya.

Transformasi Pendidikan di daerah tidak dapat dilepaskan dari peran serta mitra satuan pendidikan/ stakeholder. Hal ini sangat disadari oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, sehingga telah banyak satuan pendidikan baik SMA, SMK, dan SLB untuk melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan berbagai perusahaan/ Dunia Usaha dan Industri. Sebagai salah satu contohnya Nongsa Digital Park yang berkedudukan di Kota Batam secara resmi sudah menjalin Kerjasama dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan Provinsi

Kepulauan Riau. Dengan adanya Kerjasama tersebut, maka Kepala Sekolah, Pendidik, dan Peserta Didik dapat datang ke perusahaan internasional tersebut untuk mengikuti pelatihan dengan dibimbing oleh instruktur perusahaan langsung. Kementerian Perhubungan juga telah menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau. 

Mereka mendanai seluruh kegiatan pelatihan manajemen perhubungan laut kepada peserta didik SMA Negeri 3 Tanjungpinang. Setelah mengikuti pelatihan, peserta akan diberikan sepifikat kompetensi pelayaran oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau. Selanjutnya SMA Negeri 5 Tanjungpinang mempunyai seorang Pendidik yang meraih predikat sebagai Motivator dan Inisiator Kewirausahaan Tingkat Nasional. 

SMA Negeri 5 Tanjungpinang juga telah menjalin kerjasama dengan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) Teluk Bakau Kabupaten Bintan untuk wahana pembelajaran praktik kewirausahaan peserta didiknya.

 Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ketercapaian transformasi pendidikan di daerah akan terwujud dengan baik dengan adanya intervensi dari berbagai pihak baik sektor pemerintah maupun swasta yang telah menjadi mitra baik dengan seluruh satuan pendidikan di Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 8 sd 11 November 2023 dengan menghadirkan juga Narasumber Pembahas, Heru Sulistyo, SE, Ak dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Fajar Pristiawan dari,Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Hendro dari SMAN 2 Cibinong, Dadan Hamdani dari SMAN 1 Citeureup Kab Bogor, Kris Yulianto SMAN 4 Cibinong, Pendi Irawan dari SMAN 1 Rancabungur, Hendra Yudistira dari SMAN 1 Caringin, dan Hanafi dari SMAN 1 Batam (Tim).

 

Editor : Abidin

Editor: