KEPRI (DISDIK)-Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Dr. Andi Agung, S.E., M.M hadiri Tribun Podcast Rabu 22 Mei 2024. Ngobrol bareng bersama Kadisdik ini mengambil tema, “PPDB Apakah Transparan Disekolah favorit”.
Dalam Pemaparan Kadisdik Kepri Andi Agung mengatakan, bahwa dirinya mengucapkan terima kasih karna telah diundang untuk hadir dalam Podcast kali ini, menurutnya ini juga merupakan salah satu bentuk sosialisasi Disdik dalam PPDB, terkait PPDB, juknis masih tetap seperti sebelumnya, dengan tambahan keputusan Gubernur tentang petunjuk teknis PPDB.
Kadisdik juga menyampaikan dirinya menekankan bahwa untuk pendaftaran dan penerimaan PPDB tidak ada pemungutan biaya alias gratis, dan dirinya telah menekankan hal itu, untuk menjadi perhatian bagi seluruh kepala satuan pendidikan.
Penerimaan juga masih tetap menggunakan online atau daring namun ada juga kombinasi, yaitu daring dan luring, hal ini di karenakan ada daerah-daerah tertentu di Kepri yang memang harus luring.
Disampaikan juga bahwa di Kota Batam telah dibangun tiga unit sekolah baru, yaitu dua SMA dan satu SMK, akan tetapi dalam perjalananya untuk tahun pelajaran 2024/2025, SMA dikurangi dan SMK ditambah, sehingga karna memang kebutuhan SMK lebih banyak dibutuhkan, maka SMK di tambah dari awal 9 menjadi 11 yaitu penambahan SMK 10 dan SMK 11.
“Sekarang kita mencoba bangun dulu sarananya baru kita menerima murid baru, ini pembangunan 2023 tapi kita gunakan tahun 2024” Ujar Andi.
Andi Agung juga mengatakan ada 45 sekolah yang daring di Kepri sedangkan yang kombinasi 50, SMKN yang daring 26 yang luring 11, sedangkan untuk SLBN semuanya melaksanakan Luring.
Diahir dialog Kadisdik menghimbau untuk tidak ada lagi menganggap sekolah favorit, tidak lagi untuk memaksakan masuk disekolah tertentu, ia berharap seluruh pihak agar dapat berkolaborasi, dan Dinas Pendidikan welcome untuk kritikan demi kemajuan Pendidikan di Provinsi Kepri (tim/rj).
Ngobrol bareng Kadisdik Kepri ini dapat anda ikuti secara lengkap ditautan https://www.youtube.com/watch?v=2rcaVBj6NMQ.
Editor : Abidin