Logo
Loading...

Melalui Zoom Kadisdik Kepri Dr. Andi Agung, S.E.,MM Dialog di RRI Tanjungpinang

Terbit : Sabtu, 04 Mei 2024
Pukul : 11:54 WIB
Dilihat : 109 Kali
Bagikan Berita Ini
Melalui Zoom Kadisdik Kepri Dr. Andi Agung, S.E.,MM Dialog di RRI Tanjungpinang
Kadisdik Kepri Dr. Andi Agung saat menjawab Pertanyaan Host via zoom-f/sc

KEPRI (DISDIK)-Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Dr. Andi Agung, S.E., M.M melalui zoom Hadiri Dialog Tanjungpinang Pagi, Jum’at  3 Mei 2024.

Dialog yang dipandu Host Apriyani mengambil tema “Reformasi Pendidikan Nasional Perubahan Apa yang di Butuhkan” juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Kepri Dr. Encik Abdul Hajar.

Kepala Dinas Pendidikan Kepri Dr. Andi Agung, S.E., M.M menyampaikan dalam dialog Tanjungpinang Pagi bahwa, Pada prinsipnya  adalah kebijakan yang telah diputuskan  pusat, mau tidak mau Pemerintah Daerah  harus melaksanakan, juga jika ada  pro dan kontra hal tersebut adalah sesuatu yang wajar, namun untuk sisi lemahnya Kadisdik Kepri Andi Agung berharap dapat  diperbaiki bersama-sama.

Dia juga menyampaikan untuk di Provinsi Kepri anak-anak  di Kepri, bagaimana caranya bisa mengenyam pendidikan, hal ini juga termasuk  didaerah terluar  yang harus mendapat  sentuhan seperti  Anambas dan Natuna.

“Yang kita lakukan salah satuya adalah membuka kelas jauh, kita membangun BTS dengan tujuan bagaimana anak-anak kita bisa belajar melalui internet, dan ini terus kita upayakan,” Sampai Andi Agung.

Dia juga menyampaikan Kebijakanan yang lain yang dilakukan adalah bagaimana melayani masyarakat dengan baik, hal itu akan menjadi prioritas yang akan diutamakan.

Sementara itu di tempat yang sama Encik Abdul Hajar juga menyampaikan dalam Dialog, bahwa dimasa kini adalah masa yang sangat krusial, dimana berada pada tahap transisi, jadi tentu masa ini perlu mengambil hikmah untuk pembangunan pendidikan dimasa datang. Dalam kurun waktu 78 tahun telah terjadi perubahan kurikulum sebanyak 11 kali, sekarang masanya adalah kurikulum merdeka, iapun menyampaikan pertanyaanya, apakah perubahan itu membuat semakin maju dan meningkat, atau sebaliknya.

“Saya selaku praktisi pendidikan, melihat perubahan kurikulum kita sifatnya hanya perubahan warna bukan perubahan substansi,” Ucap Encik Hajar.

Ia juga berharap pemerintahan yang baru nanti, ujian nasional bisa dikembalikan sehingga bisa menjadi salah satu indikator untuk bersaing dengan negara Maju (din/tim).

Selanjutnya untuk dapat mendengar dialog secara utuh dapat diakses ditautan berikut ini : https://www.youtube.com/watch?v=cA2fnaO6EW0