Mendikdasmen Abdul Mu’ti dalam kunjungannya Ke Provinsi Kepulauan Riau menekankan pentingnya transformasi pendidikan sebagai upaya menjawab tantangan zaman. Berikut poin-poin utama yang disampaikan:
1. Transformasi Pengetahuan Prioritas Utama
Menteri menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer pengetahuan, melainkan transformasi. Siswa diharapkan tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengembangkannya secara kreatif dan aplikatif.
2. Pentingnya Pemahaman Karakter Murid
Guru didorong untuk memahami psikologi siswa, mengingat mereka adalah calon pemimpin bangsa. “Mereka adalah titipan orang tua yang memiliki masa depan besar,” ujar Menteri.
3. Efisiensi Administrasi Guru
Sistem unggah-unggah dokumen akan dikurangi, dan platform e-kinerja disederhanakan guna meringankan beban administratif guru.
4. Fleksibilitas Pemenuhan Jam Mengajar
Guru tidak harus memenuhi 24 jam tatap muka, tetapi dapat melakukannya melalui pelatihan profesional atau pembimbingan siswa. Hal ini memberikan ruang bagi guru untuk terus meningkatkan kualitas mereka.
5. Berbagi Praktik Baik Antar Guru
Dalam pengembangan profesi, guru diminta untuk saling belajar tanpa “menggurui,” melalui forum berbagi pengalaman dan praktik terbaik.
6. Pendekatan Restorasi dalam Penanganan Disiplin
Untuk tindakan mendidik dan mendisiplinkan siswa, pendekatan *restorative justice* dapat diterapkan dengan dukungan pihak kepolisian. Namun, pelanggaran serius seperti pelecehan seksual tetap akan diproses hukum tanpa toleransi.
7. Sekolah Khusus untuk Korban Kekerasan Seksual
Akan didirikan sekolah khusus bagi anak-anak yang putus sekolah akibat kasus seksual, memberikan mereka kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.
8. AI dan Coding Sebagai Mata Pelajaran Pilihan
Sebagai respons terhadap perkembangan teknologi, pelajaran Kecerdasan Buatan (AI) dan “coding”akan masuk ke dalam kurikulum sebagai mata pelajaran pilihan.
9. Penyempurnaan Program Guru Penggerak dan Sekolah Penggerak
Program ini akan terus diperbaiki dengan kebijakan baru untuk meningkatkan dampaknya terhadap ekosistem pendidikan.
Kunjungan ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam membangun pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan, dengan tetap menghormati peran guru sebagai pilar utama transformasi tersebut.
Sebelumnya telah di beritakan di media ini Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, melaksanaan kunker Ke Kota Batam di SMK Negeri 1 Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Jumat 15 November 2024.
Dalam kunjungan ini, Menteri Abdul Mu’ti didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina, Pejabat sementara (Pjs.) Wali Kota Batam, Andi Agung, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, serta perwakilan dari UPT Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan dinas pendidikan daerah.
Mendikdasmen juga berdialog dengan 300 kepala sekolah, guru, dan menyampaikan beberapa poin terkait kebijakan pendidikan untuk meningkatkan kualitas guru dalam pembelajaran (Tim/Ramadhansyah).
Editor: Abidin