KEPRI (DISDIK)– Kebanggaan kembali datang dari dunia pendidikan Kepulauan Riau. SMK Negeri 1 Tanjungpinang berhasil meraih juara pertama dalam Seleksi Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat SLTA/SMK/Sederajat Se-Provinsi Kepri Tahun 2025, yang digelar di Tanjungpinang pada Jumat, 12 September 2025.
Dengan kemenangan ini, SMKN 1 Tanjungpinang resmi ditetapkan sebagai wakil Provinsi Kepulauan Riau untuk berkompetisi di tingkat nasional yang akan berlangsung pada November 2025.
Meski hanya satu tim yang melaju ke tingkat nasional, semua peserta menunjukkan kompetensi tinggi dan semangat kebangsaan yang luar biasa selama perlombaan.
Dalam kompetisi yang mempertemukan sekolah-sekolah terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Kepri, tiga sekolah tampil sebagai finalis unggulan: SMKN 1 Tanjungpinang, SMAN 2 Kundur, dan SMAN 1 Bintan Timur. Setelah melalui proses dan penilaian ketat, SMKN 1 Tanjungpinang berhasil meraih posisi teratas.
SMAN 2 Kundur dan SMAN 1 Bintan Timur juga memberikan penampilan luar biasa dalam ajang ini. Meski belum berhasil melaju ke nasional, kedua sekolah tersebut mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri atas kreativitas dan semangat kompetitif yang ditunjukkan para peserta.
Ajang ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi
Kegiatan yang digagas oleh MPR RI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Dr. Andi Agung, S.E., M.M., yang memberikan sambutan dan apresiasi terhadap seluruh peserta.
“Lomba ini menjadi momentum berharga untuk melatih wawasan kebangsaan, logika, sekaligus membangun semangat persatuan. Anak-anak kita bukan hanya diuji pengetahuan, tetapi juga dilatih berpikir kritis, bekerja sama, serta menghargai lawan dalam suasana kompetisi sehat,” ujar Andi Agung.
Ia menekankan bahwa Empat Pilar Kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi fondasi utama dalam membangun karakter generasi muda.
“Saya ingin seluruh peserta mengikuti lomba ini dengan penuh semangat, bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga untuk memperkuat rasa cinta tanah air. Karena pembangunan bangsa berawal dari generasi yang paham jati diri kebangsaannya,” tegasnya saat menyampaikan sambutan pada saat pembukaan LCC.