Sosialisasi SPMB Tahun 2025/2026 Di Tanjungpinang Pagi RRI

21 Mei 2025, 15:00 WIB 332 kali dibaca
Kategori : Disdik
Kadisdik Kepri Dr. Andi Agung Bersama Narasumber saat dialog-f/randi

KEPRI (DISDIK) – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau mengadakan Sosialisasi SPMB tahun 2025/2026 dan dialog interaktif Tanjungpinang Pagi di RRI Tanjungpinang pada Rabu (21/5/2025).

Mengusung tema “Menguji Kesiapan Sekolah dan Pemerintah dalam Persiapan SPMB SLTA”, Kadisdik Kepri Dr. Andi Agung, S.E., M.M Hadir Sebagai Narasumber, acara ini juga menghadirkan dua narasumber lainnya, yakni anggota DPRD Provinsi Kepri Hanafi Ekra, S.Ag., M.Pd.I dan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Maryanto, S.Pd., M.M.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Andi Agung menjelaskan bahwa pada tahun ini terdapat perubahan nomenklatur dalam proses penerimaan siswa baru. Jika sebelumnya dikenal dengan istilah PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), kini berubah menjadi SPMB (Seleksi Penerimaan Masuk Baru).

“Esensinya adalah perubahan dari sisi domisili, zonasi, afirmasi, dan jalur perpindahan tugas orang tua,” ungkap Andi Agung.

Ia juga menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Kepri telah melakukan langkah antisipasi sejak Januari lalu dengan menggelar rapat koordinasi yang melibatkan berbagai pihak.

“Kita sudah lakukan rakor sejak awal tahun. Semua kita undang untuk berdiskusi mencari solusi dan mengevaluasi berbagai permasalahan yang selama ini terjadi. Kita berkomitmen untuk terus memperbaikinya,” ujarnya.

Andi Agung juga menjelaskan bahwa berdasarkan petunjuk teknis dari kementerian, jumlah maksimal peserta dalam satu rombongan belajar (rombel) kini boleh mencapai 50 siswa. Namun demikian, pihaknya tetap melakukan pemetaan terlebih dahulu di lapangan.

“Kita kumpulkan para kepala satuan pendidikan untuk memetakan kondisi masing-masing. Mana sekolah yang padat dan mana yang tidak. Tahun ini, rencana daya tampung (RDT) setiap sekolah akan berbeda-beda, menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah,” tambahnya.

Tujuan dari kebijakan ini, lanjutnya, adalah agar siswa dapat bersekolah di lokasi yang dekat dengan domisili mereka.

Kelanjutan sosialisasi SPMB tahun 2025 dan dialog dapat di ikuti di https://www.youtube.com/live/plEXNEx6C0w?si=utQOJDEAqzBTLlw1

 

Editor : Abidin

 

Editor: Agam Yusliman