DISDIK KEPRI – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau turut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan ajang BTN Kepri Moonrun 2025 yang secara resmi dilepas oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad di depan Gedung Daerah Provinsi Kepri, Sabtu (27/12) malam.

Sebanyak 25 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau ambil bagian dalam event lari malam tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi Kepri dalam mendorong gaya hidup sehat, kebersamaan, serta penguatan sektor olahraga dan pariwisata daerah.

Kegiatan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Bank BTN ini diikuti oleh total 3.300 peserta, yang terbagi dalam dua kategori, yakni lari 10K sebanyak 700 peserta dan 5K sebanyak 2.600 peserta, dengan titik start dan finish di kawasan Tepi Laut Tanjungpinang.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan bahwa BTN Kepri Moonrun 2025 menjadi momentum kebangkitan kembali event olahraga berskala besar di Kepri, sekaligus wadah partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk ASN.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini Moonrun pertama di Tanjungpinang dan ke depan akan kita jadikan agenda tahunan bersama BTN, dengan peserta yang lebih besar lagi,” ujar Gubernur Ansar.
Keikutsertaan ASN Dinas Pendidikan Kepri dalam kegiatan ini sejalan dengan semangat pembinaan karakter, kedisiplinan, serta penerapan pola hidup sehat yang juga terus digaungkan di lingkungan satuan pendidikan.
Selain pelepasan peserta Moonrun, pada kesempatan yang sama Gubernur Ansar juga melaunching Kawasan Gurindam 12 Tepi Laut Tanjungpinang sebagai kawasan Car Free Day (CFD) yang akan dilaksanakan setiap hari Minggu mulai 28 Januari 2025. Kebijakan tersebut diharapkan menjadi ruang publik yang ramah bagi keluarga, pelajar, dan masyarakat untuk beraktivitas sehat.
Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau menyambut baik kebijakan tersebut dan siap mendukung berbagai program pemerintah daerah yang mendorong terciptanya masyarakat sehat, produktif, dan berkarakter melalui kolaborasi lintas sektor.