KEPRI (DISDIK) – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kadisdik Kepri), Andi Agung, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas lulusan SMK agar lebih siap menghadapi persaingan di dunia kerja. Hal ini disampaikannya saat membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Bursa Kerja Khusus (BKK) bagi SMK se-Kepri yang digelar di Hotel The Hill, Batam, Selasa (25/2/2025).
Acara yang diinisiasi oleh Forum Komunikasi BKK SMK Kota Batam ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai wilayah, seperti Batam, Tanjung Pinang, Karimun, Bintan, Natuna, dan Anambas. Menurut Andi Agung, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas BKK dalam menyalurkan lulusan SMK ke dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Dalam dua tahun terakhir, jumlah siswa yang memilih jurusan SMK sudah seimbang dengan SMA. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap SMK semakin tinggi. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan Kepri harus terus memperkuat infrastruktur dan tata kelola pendidikan vokasi agar lulusan SMK benar-benar siap kerja,” ujar Andi Agung.
Selain itu, ia juga menyoroti tantangan lain yang dihadapi SMK di Kepri, terutama di Batam, seperti tingginya arus urbanisasi yang menyebabkan banyak siswa tidak tertampung di sekolah negeri. Kondisi ini, menurutnya, turut berkontribusi pada meningkatnya angka pengangguran di kota industri tersebut.
Namun, di sisi lain, Andi Agung optimistis bahwa lulusan SMK di Batam sebenarnya memiliki daya saing yang baik. “Selama ini, lulusan SMK kita sudah mampu bersaing mendapatkan pekerjaan sesuai minat dan bakat mereka. Tinggal bagaimana kita terus memperkuat peran BKK agar semakin efektif dalam menjembatani lulusan dengan industri,” tambahnya.
Dengan adanya bimtek ini, diharapkan BKK SMK di Kepri dapat semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai penghubung antara sekolah dan dunia kerja, sehingga lulusan SMK bisa lebih cepat terserap di industri (TIM/JUN).
Editor: Abidin