Presiden Prabowo: Gubernur, Bupati, dan Wali Kota adalah Pelayan Masyarakat

20 Februari 2025, 14:00 WIB 545 kali dibaca
Kategori : Kepri
f/ist

KEPRI (DISDIK) – Provinsi Kepulauan Riau kini resmi dipimpin oleh Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura untuk periode 2025-2030. Keduanya dilantik bersama 959 kepala daerah lainnya hasil Pemilu 2024 dalam pelantikan serentak yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2).

Sebelum resmi dilantik, Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura mengikuti prosesi kirab dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka bersama rombongan kepala daerah lainnya. Setibanya di Istana, acara dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pengangkatan mereka oleh Kementerian Sekretaris Negara.

Keputusan tersebut meliputi Keppres Nomor 15P Tahun 2025 dan Keppres Nomor 24P Tahun 2025 tentang pengesahan dan pengangkatan gubernur serta wakil gubernur. Sementara untuk bupati dan wali kota, pengesahan dan pengangkatannya tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 1.00.2.1.3-221 Tahun 2025 dan Nomor 1.00.2.1.3-1719 Tahun 2025.

Setelah pembacaan Keppres, prosesi dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Dalam kesempatan ini, Presiden juga menyematkan tanda jasa kepada enam kepala daerah terpilih, yakni Gubernur Lampung, Gubernur Maluku Utara, Bupati Merauke, Bupati Karangasem, Wali Kota Singkawang, dan Wali Kota Manado.

Secara keseluruhan, sebanyak 961 kepala daerah dari 481 daerah di Indonesia resmi dilantik, terdiri dari 33 gubernur dan wakil gubernur, 363 bupati dan 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan 85 wakil wali kota.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pelantikan serentak ini menjadi momentum bersejarah bagi Indonesia.

"Ini adalah momen bersejarah, pertama kalinya kita melantik serentak 961 kepala daerah di Istana Merdeka. Ini mencerminkan betapa besar bangsa kita dan bagaimana demokrasi di Indonesia berjalan secara dinamis," ujar Presiden.

Ia juga mengapresiasi kerja keras para kepala daerah dalam memenangkan hati rakyat selama masa kampanye.

"Saudara-saudara berasal dari berbagai partai, telah melalui kampanye yang tidak mudah, turun langsung ke masyarakat, dan akhirnya mendapatkan kepercayaan rakyat. Sekarang saatnya membuktikan bahwa kepercayaan itu tidak salah," tegasnya.

Usai dilantik, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan di Bumi Segantang Lada.

"Pelantikan ini bukan hanya amanah bagi saya dan Pak Nyanyang, tetapi juga harapan besar bagi masyarakat Kepri. Kami akan bekerja keras, melanjutkan program-program prioritas demi kesejahteraan dan kemajuan daerah," ujar Ansar Ahmad.

Senada dengan Ansar, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

"Kepulauan Riau memiliki potensi besar, dan kami siap membawa daerah ini ke arah yang lebih baik dengan memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak," kata Nyanyang.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas kepemimpinan, seluruh kepala daerah yang baru dilantik dijadwalkan mengikuti program retreat di Magelang yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Program ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan daerah agar mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal.

Dengan pelantikan serentak ini, diharapkan kepala daerah yang baru dapat bekerja maksimal demi kemajuan daerah masing-masing dan kesejahteraan masyarakat Indonesia (tim).

 

Editor : Abidin
Sumber : Diskominfo Kepri

 

Editor: Agam Yusliman