Indonesia Kirim 18 Siswa Berprestasi ke Kejuaraan Karate Internasional di Belanda

04 November 2024, 20:38 WIB 580 kali dibaca
Kategori : Nasional
f/sc/kemdikbud.go.id

KEPRI (DISDIK) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) mengirimkan 18 siswa berbakat dari jenjang SD, SMP, dan SMA ke kejuaraan karate internasional, Dutch Open for Youth Championship 2024, di Almere, Belanda, yang berlangsung dari 31 Oktober hingga 5 November 2024. Para siswa ini merupakan juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang karate yang mendapat pembinaan intensif dari Puspresnas.

Dilansir dari kemdikbud.go.id, dalam acara pelepasan delegasi di Jakarta, Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, memberi motivasi kepada para atlet. "Kepercayaan diri adalah kunci. Kami berharap kalian bisa memberikan yang terbaik dan membawa pulang medali emas untuk Indonesia," ucap Irene penuh semangat.

Di samping Irene, Djafar Effendy Djantang, pembina sekaligus Staf Khusus Ketua Umum PB FORKI, menuturkan bahwa para siswa telah menjalani latihan sebanyak 28 sesi, dengan intensitas dua kali sehari selama dua jam per sesi. "Mereka siap bertanding dalam dua kategori, yaitu Kata dan Kumite. Kami optimis mereka dapat meraih hasil maksimal," tambah Djafar.

Kedelapan belas siswa ini mencakup 6 siswa SD, 6 siswa SMP, dan 6 siswa SMA yang telah mengikuti pembinaan ketat. Berikut nama-nama mereka:

- Jenjang SD: Muhammad Rifqi Syahputra (SD Negeri 1 Ampenan), Kenzie Fioresca Jagaddhita (SDN Galihpawarti), Jose Alvin Sebastian (SD Negeri 4 Purwodadi), I Gede Arya Wiguna (SD Negeri 2 Pesinggahan), Almira Kaltsum Citragami (SD Muhammadiyah Pajangan 1), Rameyza Qanita (SD Negeri 2 Rajabasa).

- Jenjang SMP: Jafran Mujaffar (SMPN 1 Banjaran), Aghniya Faza Nurwidhi (SMP Negeri 81 Jakarta), Adelio Zahran Puasa (SMP Negeri 4 Jayapura), Eloven Kristian Langit Potoroli (SMP Negeri 1 Tabukan Tengah), Anak Agung Istri Purnama Utari Dewi (SMP Negeri 1 Semarapura), Dyah Arum Phitaloka (SMP Negeri 4 Bandar Lampung).

-Jenjang SMA: Daffa Raditya Widiarta (SMA Negeri 5 Mataram), Dhiaz Shobhi (SMA Negeri 3 Batam), Fahrel Apriansyah Amartha (SMA Negeri 1 Bandar Lampung), Adinda Carissa Rahma Budhi (SMA Negeri 8 Bekasi), Syifa Aprily Josephus (SMA Negeri 9 Manado), Ida Ayu Kirana Maheswari (SMAN 1 Sukawati).

 

Kenzie Fioresca Jagaddhita, siswa SDN Galihpawarti yang menjadi perwakilan Jawa Barat di O2SN dan peraih medali emas, mengungkapkan rasa syukurnya. “Target saya adalah meraih medali emas di sini untuk membanggakan kedua orang tua dan Indonesia,” katanya penuh harapan.

Perasaan bangga serupa dirasakan Jafran Mujaffar dari SMP Negeri 1 Banjaran. “Saya sangat bersyukur dan antusias bisa mengikuti Dutch Open for Youth Championship, yang telah lama saya idamkan,” ujarnya.

Adelio Zahran Puasa dari SMP Negeri 4 Jayapura membagikan kisah inspiratif tentang latihan kerasnya sejak usia enam tahun. "Sehari-hari saya berlatih di atas tanah liat tanpa matras. Semoga saya bisa mengibarkan bendera Indonesia di ajang ini," ungkapnya penuh haru.

Dutch Open for Youth Championship adalah salah satu ajang karate internasional terbesar di dunia yang diselenggarakan setiap tahun oleh Karate-do-Bond Nederland, mempertemukan atlet-atlet nasional Belanda dan internasional dalam sebuah kompetisi bergengsi.

Semoga para atlet muda Indonesia ini mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional dan meraih medali emas untuk tanah air (tim/r/Ramadhansyah).

 

Editor: Abu Bakar

red

Editor: Agam Yusliman