Disdik Kepri Gelar LKSN Pendidikan Khusus 2026, Dorong Siswa Berkebutuhan Khusus Raih Prestasi Nasional

20 Mei 2026, 19:38 WIB 231 kali dibaca
Kategori : Disdik
-f/din

KEPRI (DISDIK) – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau menggelar kegiatan Lomba Keterampilan Siswa Nasional (LKSN) Pendidikan Khusus Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 sebagai wadah pengembangan bakat dan kreativitas peserta didik berkebutuhan khusus.WhatsApp Image 2026-05-20 at 20.12.18 (2).jpegKegiatan ini diikuti siswa SLB negeri dan swasta dari seluruh kabupaten/kota di Kepulauan Riau. Ajang tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan rasa percaya diri, kreativitas, serta semangat kompetisi sehat bagi peserta didik berkebutuhan khusus.WhatsApp Image 2026-05-20 at 20.12.18 (3).jpegKetua Panitia Pelaksana, Heri Hefrizal, S. Sos. Perencana Ahli Muda Disdik Kepri dalam laporannya menyampaikan bahwa LKSN Pendidikan Khusus merupakan upaya untuk menggali potensi peserta didik berkebutuhan khusus di bidang keterampilan sekaligus memberikan motivasi agar mampu berprestasi hingga tingkat nasional.WhatsApp Image 2026-05-20 at 20.33.01.jpegDisampaikanya, kegiatan ini juga bertujuan memberikan pengalaman berkompetisi, membangun karakter, menumbuhkan kreativitas, serta memperkuat sikap sportivitas dan toleransi dalam keberagaman.WhatsApp Image 2026-05-20 at 20.21.21.jpeg“Melalui kegiatan ini diharapkan peserta didik berkebutuhan khusus memiliki wadah untuk berkreasi sesuai minat dan bakat yang dimiliki serta mampu meningkatkan rasa percaya diri dalam menampilkan kemampuan terbaik mereka,” ujarnya.WhatsApp Image 2026-05-20 at 20.12.19.jpegKegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Suhadi, S.Sos., M.Si.WhatsApp Image 2026-05-20 at 20.32.44.jpegDalam sambutannya, Suhadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pengawas SLB, kepala sekolah, dewan juri, guru pendamping hingga peserta didik yang mengikuti kegiatan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu antara lain Pengawas SLB Dinas Pendidikan,Kepala SLBN 1 Tanjungpinang, Kepala SLBN 2 Tanjungpinang, Kepala SLB Kijang, para dewan juri, serta guru-guru SLB negeri dan swasta.

Suhadi menegaskan bahwa LKSN Pendidikan Khusus bukan sekadar ajang perlombaan biasa, melainkan wadah bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk menunjukkan kemampuan dan potensi terbaik mereka.

“Ini bukan ajang yang biasa, namun ini adalah anak-anak berkebutuhan khusus yang memiliki kemampuan luar biasa. Semoga melalui kegiatan ini dapat melahirkan wakil-wakil terbaik dari Kepulauan Riau untuk dibawa ke tingkat nasional,” ujarnya.WhatsApp Image 2026-05-20 at 20.21.21 (1).jpegIa juga berharap seluruh rangkaian lomba dapat berjalan dengan baik dan profesional, khususnya dalam proses penilaian yang dilakukan dewan juri.

“Semoga kegiatan ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan para juri dapat bekerja dengan maksimal. Penilaian yang digunakan harus mengacu pada standar tingkat nasional agar LKSN berjalan dengan baik dan menghasilkan peserta terbaik,” tambahnya.

Seleksi LKSN Tingkat Provinsi Kepri dilaksanakan di tiga lokasi, yakni SLBN 1 Tanjungpinang, SMKN 2 Tanjungpinang, dan SMKN 3 Tanjungpinang.

Sebanyak 10 satuan pendidikan mengikuti kegiatan tersebut dengan total 58 peserta dan pendamping, terdiri dari 29 peserta didik dan 29 pendamping.

Lima cabang lomba dipertandingkan dalam kegiatan ini, yaitu:

1. Membatik

2. IT

3. Tata Busana

4. Tata Boga

5. Kriya Kayu

Cabang lomba membatik dan IT dilaksanakan di SLBN 1 Tanjungpinang. Sementara tata busana dan tata boga digelar di SMKN 2 Tanjungpinang, sedangkan kriya kayu berlangsung di SMKN 3 Tanjungpinang.

Untuk mendukung kualitas pelaksanaan dan penilaian, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau turut melibatkan sejumlah lembaga dan sekolah sebagai dewan juri, di antaranya Kanwil Kemenag Kepri, STTI Tanjungpinang, SMKN 2 Tanjungpinang, SMKN 3 Tanjungpinang, SMAN 5 Tanjungpinang, DP3AP2KB Provinsi Kepri, serta CV Karya Dupadahtu.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau berharap peserta didik berkebutuhan khusus semakin termotivasi untuk mengembangkan keterampilan yang dimiliki dan mampu mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat nasional.

Editor: Ependi Abidin, S.S