Disdik Kepri Koordinasikan Keikutsertaan Pelajar dalam Perkemahan Bela Negara 2026

04 November 2026, 19:10 WIB 27 kali dibaca
Kategori : Disdik
-f/din

TANJUNGPINANG (DISDIK) – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Disdik Kepri) bersama Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kepri mematangkan persiapan pelaksanaan Perkemahan Bela Negara Tahun 2026. WhatsApp Image 2026-11-04 at 19.16.31 (1).jpegKegiatan yang direncanakan berlangsung pada 14–17 Desember 2026 di Bumi Perkemahan Kwarda Kepri ini, menargetkan sebanyak 1.000 peserta dari kalangan pelajar se-Provinsi Kepulauan Riau.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Kwarda Kepri, Rabu (4/11/2026). Rapat dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Siti Hidayati Rochmah, S. Sos., M.Ec.Dev, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Heru Sulistyo, S.E Ak, Perwakilan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Suhono, S. Pd., M.M dan perwakilan Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian, Kiki Desika, S.H., M.H.WhatsApp Image 2026-11-04 at 15.34.05.jpegKegiatan dibuka langsung oleh Ketua Panitia Pelaksana, Drs. Teguh Ahmad Syafari, M.Si. Dalam arahannya, Teguh menjelaskan surat keputusan (SK) kepanitiaan, pembagian tugas, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana.

"Kami berharap seluruh sekolah dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Target peserta yang ingin kita capai sebanyak 1.000 orang, dengan melibatkan pelajar dari wilayah Pulau Bintan serta perwakilan kabupaten dan kota lainnya di Kepulauan Riau," ujar Teguh.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan membutuhkan dukungan dan koordinasi yang baik dengan Disdik Kepri, terutama dalam hal pendataan peserta, penyampaian surat kepada sekolah negeri maupun swasta, serta dukungan pembiayaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Siti Hidayati Rochmah, S.Sos., M. Ec. Dev., menyambut baik rencana pelaksanaan Perkemahan Bela Negara 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dipastikan memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik.

Ia menjelaskan, Disdik Kepri akan mengoordinasikan rencana keikutsertaan sekolah dengan para kepala sekolah, khususnya terkait jumlah peserta dan kebutuhan anggaran.

"Kita sepakat kegiatan ini harus memberikan dampak kepada peserta didik. Karena itu, perlu dipastikan sekolah mana saja yang akan mengirimkan utusan dan berapa jumlah pesertanya, sehingga kebutuhan anggaran dapat dihitung sesuai peruntukannya," ungkap Siti Hidayati Rochmah.

Ia menambahkan, Disdik Kepri belum dapat menindaklanjuti proses pergeseran anggaran sebelum menerima data resmi dari sekolah yang akan menjadi peserta.

Koordinasi tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai jumlah peserta, sekolah yang terlibat, serta kesiapan dukungan masing-masing satuan pendidikan.

Mengusung tema membangun generasi bela negara yang berjiwa Pancasila, idealis, patriotik, disiplin, kreatif, dan berintegritas, kegiatan ini juga dirancang menghasilkan sejumlah karya dan aksi nyata.

Beberapa agenda yang disiapkan antara lain deklarasi bela negara, pembuatan video konten bela negara berdurasi satu menit oleh setiap sangga, serta penanaman bibit mangrove. Selain itu, direncanakan pembentukan Sekretariat Bela Negara yang melibatkan Kesbangpol.

Untuk memperkaya materi kegiatan, panitia juga membahas pelibatan narasumber dari berbagai unsur.

Selain kesiapan peserta dan materi, rapat juga membahas kondisi Bumi Perkemahan Kwarda Kepri, termasuk ketersediaan tenda, kebutuhan air bersih, toilet, serta infrastruktur pendukung lainnya.

Panitia juga telah melaksanakan kegiatan kurve atau gotong royong di area bumi perkemahan sebagai bagian dari persiapan lokasi.

Melalui koordinasi ini, Disdik Kepri dan Kwarda Kepri berharap seluruh persiapan Perkemahan Bela Negara 2026 dapat berjalan sesuai jadwal. Sinergi kedua pihak diharapkan mampu menghadirkan kegiatan pendidikan kepramukaan yang tidak hanya memberikan pengalaman berkemah, tetapi juga memperkuat karakter, kedisiplinan, semangat persatuan, dan kecintaan generasi muda terhadap bangsa dan negara.

Editor: Ependi Abidin, S.S