Disdik Kepri Perkuat Mutu Soal TKA, Siti Hidayati: Jangan Hanya Kejar Target, Utamakan Kualitas

15 September 2026, 20:40 WIB 58 kali dibaca
Kategori : Disdik
-f/ist

TANJUNGPINANG (DISDIK) – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau menegaskan pentingnya kualitas dalam penyusunan soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP sederajat. Penjaminan mutu menjadi bagian penting untuk memastikan soal yang dihasilkan mampu mengukur kemampuan peserta didik secara tepat.WhatsApp Image 2026-09-15 at 20.25.35.jpegHal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Siti Hidayati Rochmah, S.Sos., M. Ec. Dev., saat menghadiri Kegiatan Penjaminan Mutu Soal TKA SD dan SMP Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 di Ruang Rapat Kantor Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (15/9/2026).WhatsApp Image 2026-09-15 at 20.25.35 (2).jpegSiti Hidayati hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Andi Agung, S.E., M.M. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan sambutan sekaligus membuka acara dan membacakan sambutan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau.WhatsApp Image 2026-09-15 at 20.25.35 (1).jpegDalam sambutannya, disampaikan bahwa TKA merupakan bagian penting dalam memperoleh gambaran mengenai capaian kemampuan akademik peserta didik. Karena itu, kualitas soal menjadi salah satu unsur yang sangat menentukan kualitas informasi yang dihasilkan melalui asesmen.412327.jpg“Selain kita mengejar jumlah target soal yang harus diselesaikan, kita juga mengejar soal yang berkualitas, valid, sesuai kaidah, dan mampu mengukur kemampuan peserta didik secara tepat,” ujar Siti saat menyampaikan sambutan.

Menurutnya, soal yang baik bukan sekadar soal yang sesuai dengan materi pembelajaran. Penyusunan soal juga harus memperhatikan kaidah penulisan, kesesuaian dengan kompetensi yang diukur, karakteristik peserta didik, tingkat kesulitan, kejelasan stimulus, ketepatan bahasa, serta aspek keadilan dan keterukuran.

“Proses penjaminan mutu tidak boleh dipandang sebagai tahapan tambahan, tetapi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keseluruhan proses penyusunan soal TKA,” lanjutnya.

Disampaikan juga apresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam proses penjaminan mutu tersebut. Menurutnya, kualitas soal tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara PJM Pusat, PJM Provinsi, Dinas Pendidikan, BPMP, para admin dan seluruh penulis soal.

Ia berharap para penulis soal dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk berdiskusi, bertukar pandangan, serta melakukan penyempurnaan terhadap soal yang disusun.

“Jangan ragu untuk berdiskusi, bertanya, dan melakukan perbaikan apabila dalam proses penulisan maupun penelaahan masih terdapat hal-hal yang perlu disempurnakan,” pesannya.

Selain itu, Siti juga menyampaikan dan mengingatkan bahwa tugas penyusunan soal TKA bukan semata-mata pekerjaan administratif. Di balik setiap soal yang disusun terdapat kepentingan peserta didik dan kualitas sistem asesmen pendidikan.

Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diminta bekerja secara profesional, objektif, cermat, berintegritas dan penuh tanggung jawab.

Sementara itu, Kepala BPMP Provinsi Kepulauan Riau, Warsita, S.S., M.Pd., dalam sambutan selamat datang menyampaikan pentingnya menjadikan hasil evaluasi pelaksanaan TKA jenjang SD dan SMP sederajat Tahun 2025 sebagai bahan perbaikan dalam penyusunan soal TKA Tahun 2026.

Menurut Warsita, hasil evaluasi tersebut perlu dimanfaatkan untuk melihat berbagai hal yang masih perlu diperbaiki sehingga penulisan dan penyusunan soal TKA tahun ini dapat menghasilkan kualitas yang lebih baik.

Ia juga menyampaikan bahwa soal-soal yang disusun dalam proses tersebut nantinya akan dikumpulkan secara nasional dan menjadi bagian dari soal TKA jenjang SD dan SMP sederajat Tahun 2027.

Sementara itu, Lego Suhada selaku panitia menyampaikan bahwa peserta kegiatan merupakan guru yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau.

Peserta berasal dari Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun dan Kabupaten Lingga. Sedangkan peserta dari Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas mengikuti kegiatan secara daring karena kondisi alam yang belum kondusif.

Kegiatan tersebut juga melibatkan Penanggung Jawab Mutu (PJM) Pusat sebagai narasumber, yakni Febriono Muhammadiyah, S.Si. dan Intan Indreswari, S.Hum.

Sementara PJM Provinsi Kepulauan Riau terdiri atas Dr. Ari Basuki, S.Pd., M.Si., Lektor pada Universitas Maritim Raja Ali Haji; Dr. Roni Indra, S.Sos., M.Pd., Kasubbag Umum BPMP Kepulauan Riau; Supri Ariyadi, S.Pd., Widyaprada Ahli Muda BPMP Kepulauan Riau; Tasliati, S.Pd., M.A., Widyabasa Ahli Muda Kantor Bahasa Kepulauan Riau; serta Achmad Ruslianto, S.Pd., Guru Matematika Ahli Pertama SMPN 14 Tanjungpinang.

Kegiatan Penjaminan Mutu Soal TKA SD dan SMP Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 berlangsung selama lima hari, mulai Selasa hingga Sabtu, 15–19 September 2026, dan juga dihadiri Kepala Bidang Pembinaan SMA sekaligus sebagai Penanggungjawab Pelaksanaan TKA di Provinsi Kepulauan Riau

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan Kepri berharap terbangun kesamaan persepsi dan koordinasi yang semakin kuat antarpihak, sekaligus menghasilkan soal TKA yang berkualitas, memenuhi standar, dan mampu mengukur kemampuan peserta didik secara tepat

Galeri Foto

Editor: Ependi Abidin, S.S