KEPRI (DISDIK) - Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau menerima kunjungan audiensi dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau dalam rangka memperkuat sinergi pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan, Kamis (2/4/2026).

Rombongan BNNP Kepri disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Siti Hidayati Rochmah, S.Sos., M.Ec.Dev., di Kantor Dinas Pendidikan Kepri.

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari upaya implementasi program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) sebagai bagian dari strategi nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Kepri menyampaikan apresiasi atas inisiatif BNNP Kepri dalam membangun kolaborasi dengan dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan siap mendukung penuh langkah-langkah strategis yang bertujuan melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

“Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau pada prinsipnya sangat mendukung program integrasi kurikulum anti narkoba ini. Hal ini penting sebagai upaya preventif sejak dini melalui dunia pendidikan,” ujar Siti Hidayati Rochmah.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa integrasi materi anti narkoba dalam proses pembelajaran diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang kuat serta meningkatkan kesadaran akan bahaya narkotika.
Sementara itu, pihak BNNP Kepri menjelaskan bahwa program IKAN dirancang untuk diimplementasikan secara terintegrasi dan masif di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga menengah. Program ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang menekankan pentingnya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara BNNP Kepri dan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba serta mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia yang sehat dan berdaya saing.