Abdul Mu’ti Dorong Mahasiswa Perkuat Pengetahuan, Keterampilan, dan Karakter

29 September 2026, 15:18 WIB 7 kali dibaca
Kategori : Nasional
-f/sc/kemendikdasmen.go.id

CIREBON – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mendorong mahasiswa untuk membekali diri dengan pengetahuan, keterampilan, dan karakter sebagai modal menghadapi perubahan dunia yang berlangsung cepat.

Menurut Abdul Mu’ti, kemampuan akademik saja belum cukup untuk menghadapi tantangan masa depan. Mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan beradaptasi serta berbagai keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.

Hal tersebut disampaikan Abdul Mu’ti saat memberikan sambutan pada Puncak Milad ke-26 Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) di Convention Hall UMC, Senin (28/9).

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti mengajak mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai perubahan dan tantangan di masa depan. Ia menyebut setidaknya ada tiga modal penting yang perlu dimiliki mahasiswa, yakni knowledgeable person, capable person, dan humble person.

Knowledgeable person berarti memiliki pengetahuan yang luas, capable person berkaitan dengan penguasaan berbagai keterampilan, sedangkan humble person menekankan pentingnya moralitas, integritas, dan akhlak.

“Jadilah orang yang serba tahu. Dan agar kalian menjadi orang yang serba tahu tentu kalian harus banyak membaca,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia juga mendorong mahasiswa memanfaatkan teknologi untuk mengakses informasi dan memperluas wawasan. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, mahasiswa perlu mengembangkan sejumlah kemampuan, antara lain kecerdasan buatan (AI), analisis data, berpikir kritis, komunikasi, kreativitas, kolaborasi, adaptasi, pemecahan masalah, dan negosiasi.

Pesan tersebut sejalan dengan komitmen UMC dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan. Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Arif Nurudin, mengatakan UMC terus diarahkan untuk memberikan kontribusi melalui pendidikan sekaligus menjadi bagian dari upaya mencerdaskan dan mencerahkan bangsa.

“Sehebat apa pun UMC, secanggih apa pun UMC, semaju apa pun UMC, UMC ini hadir untuk mencerahkan bangsa,” katanya.

Sementara itu, Bupati Cirebon Imron Rosyadi menekankan pentingnya pembekalan ilmu bagi mahasiswa agar mampu menghadapi persaingan global. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Indonesia.

“Perlu dibekali keilmuannya. Anak-anak yang kuliah, yang akan meneruskan. Baik bupatinya, gubernurnya, dan nanti para menterinya,” ujarnya.

Abdul Mu’ti mengingatkan mahasiswa agar tidak merasa cukup hanya dengan meraih indeks prestasi yang tinggi. Pengetahuan akademik perlu dilengkapi dengan keterampilan yang dapat membantu mereka beradaptasi, memperoleh pekerjaan, membangun karier, dan menghadapi perubahan dunia.

“Your future starts from here. Masa depan Anda dimulai dari sini. Masa depan Anda dimulai dari Universitas Muhammadiyah Cirebon,” ujarnya.

Ia pun mengajak mahasiswa untuk percaya diri dan optimistis dalam meraih masa depan dengan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

Melalui penguatan pengetahuan, keterampilan, dan karakter, mahasiswa diharapkan memiliki bekal yang kuat untuk menghadapi perubahan sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan Indonesia di masa mendatang.

Saya juga memperbaiki beberapa pengulangan dan membuat transisi antarparagraf lebih halus, tanpa mengubah substansi utama berita.

Sumber: kemendikdasmen.go.id

Editor: Ependi Abidin, S.S