Kemendikdasmen Raih Platinum Awards AHI 2026, Borong 21 Penghargaan Kehumasan

12 Oktober 2026, 15:36 WIB 7 kali dibaca
Kategori : Nasional
-f/sc/kemendikdasmen.go.id

JAWA TENGAH – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Untuk pertama kalinya, Kemendikdasmen meraih predikat tertinggi Platinum Awards sekaligus membawa pulang total 21 trofi dalam kompetisi kehumasan tingkat nasional tersebut.

Penghargaan diserahkan pada malam puncak The 8th AHI 2026 yang digelar di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2026).

Dari total 21 trofi yang diraih, Kemendikdasmen memperoleh lima penghargaan kategori Gold, delapan Silver, enam Bronze, satu Platinum Winner, dan satu penghargaan Best Presenter. Capaian ini menjadi rekor tertinggi yang pernah diraih Kemendikdasmen dalam satu kompetisi kehumasan.

Prestasi tersebut diraih melalui berbagai kategori yang melibatkan Sekretariat Jenderal Kemendikdasmen, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Ditjen Dikmen Diksus), serta Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK).

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir dari kerja kehumasan. Menurutnya, keberhasilan komunikasi publik pemerintah harus diukur dari kemampuan menyampaikan informasi yang mudah dipahami, menjawab kebutuhan masyarakat, serta memberikan manfaat nyata.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus pengingat bagi kita bahwa komunikasi publik bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi memastikan masyarakat memahami dan merasakan manfaat dari setiap kebijakan dan program pendidikan,” ujar Suharti.

Ia menambahkan, informasi pendidikan harus disampaikan secara jelas, akurat, mudah dipahami, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan orang tua.

Karena itu, insan humas dituntut untuk terus mendengarkan aspirasi publik, memahami kebutuhan masyarakat, serta menghadirkan informasi pendidikan yang inklusif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Dikmen Diksus, Tatang Muttaqin, yang hadir langsung dalam malam penganugerahan, mengapresiasi kerja tim humas yang dinilai telah memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Ini menunjukkan bagaimana kerja kita di tim humas telah memberikan dampak dan diapresiasi oleh lembaga yang sangat kompeten di bidang kehumasan,” ungkap Tatang.

Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi tim humas untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik melalui informasi yang jelas, akurat, kredibel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Tatang juga menekankan pentingnya akses informasi yang setara bagi penyandang disabilitas dan penerima layanan pendidikan khusus.

“Pencapaian ini juga buah dari komitmen Ditjen Dikmen Diksus untuk menghadirkan informasi yang ramah disabilitas. Kami ingin memastikan publik, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus dan layanan khusus, tidak tertinggal dalam mendapatkan akses informasi yang setara,” tuturnya.

Anugerah Humas Indonesia merupakan ajang penghargaan yang mengapresiasi kinerja kehumasan, keterbukaan informasi publik, dan inovasi komunikasi pada kementerian, lembaga negara, BUMN/BUMD, pemerintah daerah, serta perguruan tinggi di Indonesia.

Pada tahun ini, Kemendikdasmen bersaing dengan lebih dari 300 entri yang dinilai oleh dewan juri. Dalam malam puncak AHI 2026, sebanyak 178 trofi diberikan kepada 80 institusi pemenang, disertai empat trofi khusus Platinum dan 18 penghargaan Kartini Humas Indonesia.

CEO Humas Indonesia, Asmono Wikan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan humas yang telah berkontribusi dalam membangun transparansi dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi masing-masing.

“Ini adalah cerminan dari ratusan jam kerja, ribuan gagasan, dan tak terhitung dedikasi dari rekan-rekan humas di seluruh Indonesia yang setiap hari berjuang membangun transparansi dan menguatkan kepercayaan publik terhadap institusi mereka masing-masing,” kata Asmono.

Dalam AHI 2026, penghargaan kategori Gold diraih melalui PPID Utama, Ruang Virtual, Ruang Fisik, Program Kehumasan Rumah Pendidikan, dan Video Profil Karena Mereka.

Sementara itu, kategori Silver diberikan untuk Laman Kemendikdasmen, Repositori Institusi Kemendikdasmen, Media Internal Jendela Edisi 69, media sosial Ditjen Dikmen Diksus, Program Kehumasan Gelar Karya Vokasi PKPLK, Laman Rumah Disabilitas, Video Profil PKPLK, dan Majalah Internal Kita Istimewa.

Adapun kategori Bronze diraih melalui kanal media sosial TikTok dan Instagram Kemendikdasmen, Program Kehumasan Cerita Serunya Belajar, Program Humas Training of Trainers (ToT) Alquran, serta Aplikasi Kamus Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI).

Selain penghargaan institusi, Kepala Biro Komunikasi dan Humas Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, meraih penghargaan Best Presenter. Sementara itu, Friza Marrianty memperoleh penghargaan Kartini Humas Indonesia kategori Bronze.

Capaian ini menjadi dorongan bagi Kemendikdasmen untuk terus memperkuat komunikasi publik yang transparan, informatif, dan inklusif, sehingga berbagai kebijakan dan program pendidikan dapat dipahami serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Editor: Ependi Abidin, S.S