Surabaya, 13 Oktober 2026 – Pengawas sekolah memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan pendidikan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi satuan pendidikan. Untuk itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mendorong pengawas sekolah terus meningkatkan kompetensi agar mampu mendampingi guru dan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi murid.
“Pengawas memiliki tugas yaitu melaksanakan supervisi pendidikan,” ujar Abdul Mu’ti dalam Rapat Koordinasi Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) di Surabaya, Jawa Timur, Senin (12/10).
Menurutnya, peran pengawas perlu didukung dengan tugas dan pengembangan kompetensi yang jelas agar supervisi pendidikan dapat berjalan optimal. Ia menjelaskan bahwa peningkatan kompetensi menjadi bagian penting dalam mendukung penerapan berbagai kebijakan pendidikan, termasuk pembelajaran mendalam (deep learning) serta pengenalan koding dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Selain guru dan kepala sekolah, pengawas juga perlu mendapatkan pelatihan agar dapat mendampingi satuan pendidikan dalam menerapkan kebijakan tersebut.
“Oleh karena itu, kita berusaha mengejar itu dengan melatih para guru dan tentu saja juga melatih para kepala sekolah dan pada waktunya nanti juga melatih para pengawas,” katanya.
“Kita ingin bangun relasi itu. Sehingga dengan budaya sekolah yang aman dan nyaman itu, kita ingin menjadikan sekolah sebagai rumah bagi anak-anak kita,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen juga mengingatkan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan penentu kelulusan murid. Hasil TKA dapat digunakjan sebagai bahan evaluasi untuk melihat capaian pembelajaran dan memperbaiki proses pendidikan, sedangkan penentuan kelulusan tetap menjadi kewenangan guru dan satuan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengawas juga diharapkan memastikan pelaksanaan berbagai program pendidikan di sekolah berjalan dengan baik, termasuk pemanfaatan perangkat papan interaktif digital dan kegiatan Pagi Ceria. Kegiatan Pagi Ceria mencakup Senam Anak Indonesia Hebat, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan berdoa bersama sebagai bagian dari pembiasaan positif di lingkungan sekolah.
“Berbagai kebijakan harus terlaksana. Terutama memang yang menyangkut berbagai macam yang berkaitan dengan peningkatan mutu. Nah pengawas sekolah harus jadi pengawas yang hadir,” tegas Mendikdasmen.
Kemendikdasmen berharap pengawas sekolah dapat menjalankan fungsi supervisi secara optimal, sekaligus menjadi mitra bagi guru dan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.
Sumber : kemendikdasmen.go.id